Ketua Kadin Arief Ibrahim; Omset Draive Morut Tembus Rp12 Miliar 

0
438

MORUT- Nilai transaksi transportasi online di Kota Kolonodale dan sekitarnya mengalami trend positif. Berdasarkan laporan pihak Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) omset Draive Morowali Utara menembus angka Rp12 Miliar. Angka tersebut mencakup layanan pesan-antar makanan (food delivery).

Hal tersebut menandakan trend transaksi digital kini semakin marak di kalangan masyarakat Morowali Utara. Pengembang layanan aplikasi digital Draive Morowali Utara disebut sukses dan menjadi peluang bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) setempat untuk terus maju sebagai mitranya.

Ketua Kadin Morowali Utara Ince Mochamad Arief Ibrahim mengatakan kehadiran aplikasi Draive di Morowali Utara sangat membantu para pedagang UMKM untuk memasarkan jualannya kepada konsumen. Para pengguna layanan aplikasi tersebut setiap harinya terus bertambah dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat setempat.

Selain menguntungkan para pedagang UMKM, aplikasi Draive Morowali Utara tersebut berhasil memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Kontribusi Draive Morowali Utara terhadap perekonomian setempat mencapai belasan Miliar. “Omset Draive Morowali Utara sampai dengan saat ini tembus Rp12 Miliar,” ujarnya saat buka puasa bersama Kadin setempat dengan para mitranya di pasar Kolonodale Jumat, (6/4/2024).

Kadin dibawah kendali Arief Ibrahim terus bergerak maju untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, berbagai upaya terus dilakukan dalam menghimpun potensi sumber ekonomi secara masif, berjangka panjang, dan signifikan dalam menumbuhkan kembangkan ekonomi masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan Kadin adalah memberdayakan UMKM pasar Ramadhan melalui pembagian voucher belanja gratis kepada masyarakat sebanyak 1.000 lembar, voucher tersebut kemudian di belanjakan kepada pedagang UMKM pasar Ramadhan yang terletak di pasar Kolonodale.

Setiap lembar voucher tersebut masyarakat bisa membelanjakan antara Rp25 ribu hingga Rp55 ribu. Kegiatan itu dilakukan selama dua hari sejak Kamis hingga Jumat. “Kemarin 400 voucher habis dalam sehari, begitu juga hari ini habis 600 lembar, totalnya 1.000. Kami melibatkan 50 UMKM di pasar Ramadhan. Kegiatan ini sudah kami lakukan tiga tahun terakhir, ini yang ketiga” tukasnya. VAN

LEAVE A REPLY