Menerapkan P2K3, Kemenaker Mengakui Standar Keselamatan Kerja PT GNI Kian Meningkat

0
155

JAKARTA- PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mendapatkan pengakuan dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) Republik Indonesia (RI) atas dedikasinya dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan produktivitas di lingkungan kerja mereka melalui implementasi standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor industri. Langkah-langkah yang telah dijalanin dalam meningkatkan keamanan kerja antara lain dengan mendirikan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) dalam operasional bisnisnya. Berkat tindakan ini, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) telah mengakui PT GNI sebagai contoh yang patut diikuti sebagai industri smelter nikel di Indonesia.

PT GNI mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia atas dukungan, panduan, dan arahan yang diberikan dalam upaya meningkatkan dan memperbaiki praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja PT GNI. Selain itu, perusahaan secara aktif meminta arahan dan petunjuk guna meningkatkan lingkungan kerja yang lebih baik, sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh tenaga kerjanya.

Pada kesempatan yang sama, Yuli Adiratna, Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan Kemenaker, menyatakan bahwa mereka bersama dengan Dinas Nakertrans Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinas Nakertrans Kabupaten Morowali Utara memberikan apresiasi terhadap inisiatif perusahaan dalam membentuk dan menerapkan P2K3 sebagai aturan keselamatan kerja di PT GNI. Menurutnya, langkah ini menunjukkan komitmen positif perusahaan dalam menjalankan praktik keselamatan dan kesehatan kerja yang tinggi. “Inisiatif yang dilakukan PT GNI dijadikan sebagai role model untuk smelter-smelter yang lain. Pemerintah bersama pengawas ketenagakerjaan akan terus melakukan pembinaan dan menyiapkan solusi terkait regulasi keamanan kerja yang berlaku di Indonesia,” ungkap Yuli dalam keterangan persnya, Minggu (13/8/2023).

Sebagai pabrik smelter yang memiliki peran dalam menunjang program hilirisasi industri, Yuli pun juga menyampaikan harapannya terhadap pabrik smelter tersebut “Mudah-mudahan investasi yang cukup penting ini bisa membawa kebaikan bagi ekonomi Indonesia dan tentu perlindungan ketenagakerjaan menjadi sesuatu yang sangat utama. Tidak hanya masalah keuntungan ekonomi, tetapi juga perlindungan terhadap hak asasi manusia (HAM) harus menjadi perhatian utama bagi semua pihak,” tambah Yuli.

Sebagai catatan, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) telah menetapkan PT GNI sebagai role model dalam industri smelter nikel. Keputusan ini diambil saat tim Kemenaker melakukan kunjungan kerja (kunker) ke PT GNI di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada bulan Februari 2023. Kunjungan tersebut merupakan langkah lanjutan dari pemeriksaan dan bimbingan yang dilakukan terkait penerapan K3 di sektor industri pengolahan nikel. Beberapa pejabat yang turut serta dalam kunjungan kerja (kunker) tersebut meliputi Muhammad Idham, yang menjabat sebagai Direktur Bina Pengujian K3 Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia, Arnold Firdaus, yang menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulteng, dan Kartiyanis Lakawa, yang menjabat sebagai Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Morowali Utara. VAN

LEAVE A REPLY