DD Rp5 Miliar, ADD di Morut Bertambah Rp19 Miliar

0
331

KOLONODALE- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah, Kementrian Keuangan Irfa Ampri, Ak., M.A,. Ph.D. melakukan sosialisasi penyaluran dan penggunaan Dana Desa (DD) dihadapkan 122 Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Morowali Utara Kamis (23/2/2023).

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri juga Bupati Morowali Utara Delis Djulkarson Hehi yang di gelar di ruang pertemuan Kantor Bappeda Kabupaten Morowali Utara, para Kades terpantau sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, bahkan sejumlah Kades dari Kecamatan terjauh ikut hadir.

Kakanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah, Kementrian Keuangan Irfa Ampri, Ak., M.A,. Ph.D. dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut merupakan yang pertama di gelar di Sulawesi Tengah.

Meski masih tercatat sebagai Daerah baru, Kabupaten Morowali Utara merupakan salah satu Daerah yang ekonominya terus membaik di Sulawesi Tengah setelah Indonesia dilanda pandemi Covid-19, terbukti dengan dua Desa di Daerah itu menjadi Desa Mandiri. Yakni Desa Pamberea dan Beteleme, maka dari itu seluruh Kades diminta untuk mengikuti jejak Desa tersebut.

Iapun meminta para Kades untuk serius mengikuti sosialisasi tersebut sebagai acuan mereka dalam menyalurkan dan mengelola DD sesuai dengan aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan.

Bupati Morowali Utara Delis Djulkarson Hehi dalam sambutannya menyampaikan bahwa DD yang diterima Kabupaten Morowali Utara tahun 2023 sebesar Rp.107.063.300.000 naik Rp.5.070.190.000 dan untuk Alokasi Dana Desa (ADD) Rp.78.329.651.000 mengalami kenaikan sebesar Rp.19.745.713.400,-

“Hal ini disebabkan naiknya dana bagi hasil (DBH) dari sektor tambang dan industri yang diterima kabupaten Morowali Utara,” tukasnya. VAN

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY